Minggu, 25 Oktober 2009

Kesombongan Hanya membawa Petaka.

manusia adlah makhluk Allah yang paling sempurna jika dibandingkan dengan makhluk-makhluk ciptaan Allah lainnya. Bahkan Allah sendiri menyatakan demikian di dalam firman-Nya yang termaktub abadi dalam al-quran surah A-tin :4 yang artinya kurang lebih begini...
"Sungguh telah kami ciptakan manusia itu dalam sebaik-baik bentuk".

Namun terkadang kebanyakan manusia tidak mau mensyukuri nikmat Allah ini. Bahkan ada yang selalu meratapi nasib dan kehidupannya. Di sisi lain ada juga manusia yang kebablasan dalam melihat kesempurnaan yang diberikan Allah ini. Tidak sedikid manusia yang kemudian menjadi sombong, ujub, takabur dan merasa dirinyalah yang paling hebat.Akibatnya tidak jarang sebagian besar manusia itu merasa sulit menerima pendapat dari orang lain sekalipun pendapat itu adalah suatu kebenaran.Baginya dirinyalah yang paling benar.
Akibat sikap merasa lebih baik yang ada pada diri manusia ini, biasanya cenderung meremehkan orang lain. Apalagi jika ada orang yang mencoba menasehati yang dari segi usia lebih muda darinya, atau dari segi keilmuan lebih rendah taraf pendidikannya dari dia maka kebanyakan manusia itu menutup mata dan telinganya karena sifat sombong yang menguasai hatinya.
Padahal kesombongan hanya milik Allah semata. Kesombongan adalah sesuatu yang dilarang oleh hukum syara. Harusnya kita belajar banyak dari peristiwa yang menimpa orang-orang terdahulu yang menyombongkan dirinya, firaun misalnya karena kesombongan kemudian mengaku sebagai Tuhan akhirnya dibinasakan Allah. Iblis lanatullah yang pada awalnya merupakan seorang yang tinggi ilmu pengetahuannya serta ahli ibadah juga terusir dari surga karena kesombongannya tidak mau tunduk terhadap perintah Allah agar sujud kepada Adam AS.
Jadi, sudah selayaknya kita buang sifat sombong dari hati kita. Terlebih lagi bagi orang-orang yang paham akan Islam, para penuntut Ilmu, para pejuang syariah dan laskar-laskar islam.Sifat ini hanya akan menghancurkan dan membawa madharat bagi kita di dunia dan di akhirat.
Wallahu a'lam bisshowab

Tidak ada komentar:

Posting Komentar